SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kakak beradik Wahyudi dan Cecep sebelum menganiaya Julkirmansyah sempat marah-marah dengan Jafar Sodik. Fakta itu terungkap saat mendengarkan keterangan saksi.

Julkirmansyah dalam keterangan saat persidangan menyebutkan kalau dirinya dikeroyok oleh kakak beradik tersebut saat dirinya ingin mengantar nasi setelah mereka syukuran memperbaiki jalan.

Saat itu korban melihat ada keributan, di mana kedua terdakwa memarahi Jafar, hingga korban mencoba untuk melerai tindakan keduanya itu.

"Saat itu justru saya yang jadi sasaran penganiayaan keduanya," kata korban dihadapan hakim dan jaksa, Selasa, 5 April 2022.

Menurut korban dirinya dicekik oleh Cecep sambil memukul dan begitu juga Wahyudi ikut memukul hingga berulang kali menggunakan tangan kosong di bagian wajahnya itu.

--page

Akibat cekikan itu kata saksi leher hingga wajahnya alami memar. Melihat kejadian itu Asmirin dan Zakaria yang ada di lokasi langsung melerai. Hingga keduanya berhenti memukul.

Adapun perbuatan tersebut dilakukan tersangka, Minggu, 12 Januari 2022 sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Iskandar, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur. (NACO/B-6)