SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Meski saat ini dipastikan masih musim hujan, Namun Kabupaten Kotawaringin Timur masih rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Buktinya masih terdeteksi titik panas di wilayah itu.

"Masih ada titik panas diduga kebakaran hutan dan lahan," ungkap Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Selasa, 5 April 2022. 

Titik panas terdeteksi citra satelit, Senin 4 April 2022. Titik panas terdeteksi sebanyak 1 titik yakni di Kecamatan Tualan Hulu. 

"Tak hanya di Kotawaringin Timur, titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Katingan, yakni di Kecamatan Katingan Hilir," tambahnya. 

Namun jika ditinjau dari analisa parameter cuaca di Kalimantan Tengah, potensi kemudahan kebakaran wilayah Kotim masuk kategori aman. 

Sementara itu berdasarkan informasi per awanan citra satelit Himawari-8 Infrared Red Enhanced pukul 07.00 menunjukkan terdapat pertumbuhan awan signifikan di wilayah Kotawaringin Timur. Terutama di wilayah kecamatan : Telaga Antang, Antang Kalang, Tualan Hulu, Cempaga Hulu, dan Cempaga. 

"Lalu prakiraan curah hujan dalam 24 jam ke depan berdasarkan Weather Research Forecasting Data Assimilation berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di Kotawaringin Timur," tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)