PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsono menyebutkan frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalteng selama Februari 2022 naik sebesar 0,16 persen jika dibanding bulan sebelumnya.

"Selama Februari 2022, frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalteng mencapai 615 kunjungan atau naik 0,16 persen jika dibanding jumlah kunjungan pada Januari 2022 yang tercatat hanya 614 kunjungan," ungkap Eko, Selasa, 5 April 2022.

Adapun kenaikan frekuensi kunjungan terjadi di Pelabuhan Sampit yakni 25 kunjungan dan Pangkalan Bun 3 kunjungan. Tapi penurunan frekuensi kunjungan kapal terjadi di Pelabuhan Kumai yaiti sebanyak 14 kunjungan, Pulang Pisau 8 kunjungan, Sukamara 4 kunjungan, dan Kuala Pembuang 1 kunjungan.

Selain itu, jumlah penumpang juga mengalami penurunan sebesar 6,90 persen yakni dari 24.725 orang di Januari 2022 menjadi 23.020 orang pada Februari 2022. Penurunan ini berasal dari jumlah penumpang datang turun sebesar 15,91 persen, dan jumlah penumpang berangkat naik sebesar 7,67 persen.

Sejalan dengan frekuensi kunjungan kapal, untuk volume arus barang juga mengalami kenaikan sebesar 21,98 persen, dari 1,55 juta ton pada Januari 2022 menjadi 1,89 juta ton di Februari 2022. Kenaikan ini berasal dari volume muat barang naik sebesar 32,05 persen, dan volume bongkar barang turun sebesar 5,35 persen.

Apabila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, frekuensi kunjungan kapal di Kalteng selama Februari 2022 mengalami penurunan sebesar 2,84 persen, yaitu dari 633 kunjungan menjadi 615 kunjungan.

Berbeda dengan jumlah kunjungan kapal, jumlah penumpang selama Februari 2022 mengalami kenaikan sebesar 59,32 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Jumlah penumpang yang datang mengalami kenaikan sebesar 47,78 persen dan berangkat naik sebesar 76,73 persen.

--page

Kemudian volume arus barang juga mengalami peningkatan sebesar 27,98 persen. Kenaikan ini berasal dari volume bongkar barang yang naik sebesar 2,52 persen dan volume muat barang naik sebesar 36,97 persen.

Sementara itu, pelabuhan Kumai dan Sampit masih mendominasi layanan angkutan laut untuk penumpang dan barang di Kalteng. Selama Februari 2022, dari 23.020 penumpang yang datang dan berangkat, sebanyak 74,32 persen melalui Pelabuhan Kumai dan 25,68 persen melalui Pelabuhan Sampit.

Sedangkan, volume arus barang yang mencapai 1,89 juta ton, terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit sebesar 64,34 persen dan Kumai 27,44 persen. (DONNY D/B-11)