BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya dalam waktu dekat ini akan melakukan operasi pasar terhadap kebutuhan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk ukuran tabung 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Hadriansyah, Rabu 6 April 2022.
Operasi pasar LPG untuk menyikapi tren tingginya permintaan kebutuhan bahan pokok saat Bulan Suci Ramadan 1443 H/2022 M dan Hari Raya ldul Fitri 1443 H/2022 M.
"Biasanya jika menjelang hari besar keagamaan, ketersediaan gas LPG akan mengalami kenaikan harga hingga kelangkaan di pasaran. Mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi, kami berinisiatif segera menggelar operasi pasar khusus gas LPG dalam waktu dekat," kata Hadriansyah.
Untuk itu, DPKUKMP telah menggelar pertemuan bersama PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) Kalimantan Tengah, untuk kegiatan operasi pasar gas LPG 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg.
Ia berharap operasi pasar tersebut akan membantu dan meringankan masyarakat khususnya masyarakat ekonomi menengah yang berpenghasilan rendah dan kurang mampu, serta usaha kecil dan mikro.
"Jika gas LPG bisa dijual di operasi pasar dengan harga modal saja atau sesuai Harga Eceran Tertinggi, tentu akan sangat membantu masyarakat. Untuk teknis penjualan, akan kita bahas bersama pihak Pertamina. Yang pasti untuk gas 3 kg khusus untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku UKM, sedangkan gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg untuk masyarakat umum," jelasnya.
Disebutkan Hadriansyah, operasi pasar gas LPG tersebut akan digelar di sejumlah titik di wilayah Kota Palangka Raya dengan sasaran di 5 kecamatan.
"Rencananya akan digelar di kantor kecamatan. Kalau tidak ada halangan, akan kita gelar juga di komplek perumahan agar lebih mudah dijangkau warga," tutupnya. (HENDRI/B-6)









