BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mendorong BPJS kesehatan agar dapat menggencarkan sosialisasi aplikasi mobile JKN kepada masyarakat.
Selama ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan aplikasi mobile JKN. Padahal aplikasi mobile JKN sangat penting dan berfungsi untuk memudahkan peserta BPJS kesehatan ketika hendak berobat.
"Di dalam aplikasi mobile JKN itu kan ada banyak fitur yang berfungsi untuk memudahkan, contohnya ketika ada yang sakit dan ingin rawat inap bisa dilihat disitu ketersediaan ruangan atau semacamnya. Selain itu ketika masyarakat misalnya lupa membawa kartu BPJS, bisa menunjukan kartu yang ada di aplikasi mobile JKN itu," ujarnya, Rabu, 6 April 2022.
Oleh karena itu sosialisasi mengenai pemanfaatan aplikasi mobile JKN tersebut sangat perlu terus dilakukan oleh BPJS kesehatan. Pasalnya, di era perkembangan zaman yang serba digital sekarang ini ada sekitar kurang lebih 90 persen masyarakat sudah menggunakan smartphone.
"Sekarang ini smartphone menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting, dan itu tentu dapat digunakan untuk mengakses berbagai hal terutama aplikasi mobile JKN, nah disinilah yang harus diperhatiakan pentingnya sosialisasi itu supaya masyarakat bisa semakin mudah untuk menerima layanan kesehatan," jelasnya.
"Jadi sosialisasi yang bisa disampaikan pihak BPJS kepada masyarakat salah satunya ketika ada yang hendak menjadi peserta BPJS kesehatan supaya bisa diarahkan agar menginstal aplikasi tersebut, kemudian diberitahukan cara-cara dan manfaat yang bisa didapatkan pada aplikasi mobile JKN itu," tambahnya.
--page
Selain itu ia berharap kepada masyarakat juga supaya dapat memanfaatkan aplikasi tersebut agar bisa memudahkan dalam menerima layanan kesehatan atau berobat di fasilitas kesehatan baik puskesmas maupun rumah sakit sehingga kendala yang dapat mengahambat penerimaan layanan kesehatan itu bisa diminimalisir. (DONNY D/B-11)









