PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyampaikan penanganan stunting di Kalteng sudah mulai ada perbaikan.

Adanya perbaikan tersebut ditandai turunnya peringkat Kalteng terkait kasus stunting secara nasional. Sebelumnya Kalteng berada di peringkat lima besar, kini bertengger di 15 besar nasional dari 34 provinsi di Indonesia.

"Sudah jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Kita sudah di rangking 15 dari 34 provinsi, artinya kita sudah ada di tengah-tengah,” tuturnya.

Linae Aden menyampaikan walaupun sudah mulai turun, tapi DP3APPKB tetap terus berupaya menekan angka stunting yang tersebar di Kalteng.

“Tapi ini belum benar-benar baik, dan kami terus berupaya untuk menurunkan stunting ini agar tahun depan peringkat Kalteng bisa lebih turun lagi,” katanya.

--page

Ia mengatakan stunting bukan sekadar masalah tubuh anak lebih pendek dari anak-anak seusianya. Lebih dari itu stunting disebut dapat mempengaruhi pertumbuhan otak anak.

“Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai intervensi agar anak tidak mengalami stunting karena hal itu akan membuat mereka kesulitan dalam belajar dan berprestasi,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-11)