BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur bakal menambah satu lagi unit usaha yakni penggilingan padi atau gabah keliling.
"Mesinnya sudah dirakit dan saat ini dalam proses pengiriman dari Jawa, mungkin seminggu ke depan sudah sampai ke sini," ungkap Kepala Desa Haringen, Kamis, 7 April 2022.
Dia menjelaskan, pengadaan penggilingan padi keliling tersebut menghabiskan anggaran Rp 105 juta. Sedangkan pengelolaan penggilingan akan diserahkan kepada BUMDes sebagai bentuk penambahan modal dari pemerintah desa.
"Nanti setelah mesinnya datang akan ada pelatihan pengoperasian penggilingan dari perusahaan pembuat mesin penggilingan padi itu," jelas Yasen.
Menurutnya, mesin penggilingan padi tersebut akan dioperasikan dengan mendatangi tempat warga yang membutuhkan jasa penggilingan.
--page
"Jadi ini akan memudahkan masyarakat yang akan menggiling padi, mereka tidak perlu mengangkut padi ke tempat penggilingan karena mesin penggiling keliling ini bisa datang langsung ke tempat warga," paparnya.
Yasen menambahkan, terkait biaya jasa penggilingan dan tenaga operator akan dibahas dalam rapat BUMDes nanti setelah mesin penggilingan padi itu datang.
"Kami berharap dengan penambahan unit usaha penggilingan ini akan meningkatkan ketersediaan lapangan kerja di desa, meningkatkan perekonomian desa serta mempertahankan posisi BUMDes Haringen sebagai BUMDes terbaik di Barito Timur," tandasnya.
Dengan penambahan unit usaha baru, BUMDes Haringen kini memiliki 4 unit usaha yakni toko bahan kebutuhan pokok, kolam ikan, kerajinan rotan dan penggilingan padi. (BOLE MALO/B-7)









