BORNEONEWS, Sampit - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur memastikan volume sampah di Sampit hingga hari ke-6 bulan Ramadan ini belum ada peningkatan signifikan alias masih normal.
"Belum ada peningkatan volume sampah yang signifikan," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH Kotim, Gatot Ismutarto, Kamis 7 April 2022.
Gatot menuturkan volume sampah di depo-depo sampah yang ada di Kota Sampit masih normal. Meski ada sedikit peningkatan, namun masih bisa teratasi.
Saat ini volume sampah yang terangkut dari setiap depo masih di kisaran 75 hingga 100 ton per hari. Biasanya akan terjadi peningkatan volume sampah secara signifikan pada pertengahan hingga akhir bulan Ramadan.
Peningkatan volume sampah itu terjadi khususnya sampah plastik dan organik kulit buah seperti kelapa. Sampah jenis ini biasanya dihasilkan dari kebiasaan masyarakat yang pada bulan puasa cenderung membeli makanan atau jajanan untuk berbuka.
--page
"Salah satunya itu, terutama sampah dari kulit kelapa muda," ucapnya. Selain itu keberadaan pedagang makanan dadakan selama Ramadan juga menjadi salah satu penyebab terjadinya peningkatan.
”Gejala seperti itu memang menjadi fenomena yang biasa dan hampir selalu terjadi setiap tahun di bulan Ramadan,” tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









