BORNEONEWS, Sampit - Puncak arus mudik lebaran di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diperkirakan baru akan terjadi pada H-10 Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.
"Kemungkinan besar kalau puncaknya mulai H-10 lebaran. Kalau saat ini, penumpang masih landai, dan tidak terlalu banyak yang mudik lebih awal," ujar Manajer PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit Hendrik Sugiharto, Jumat, 8 April 2022.
Dirinya memprediksi, keberangkatan kapal di H-10 lebaran kemungkinan besar akan dipenuhi kapasitas. Karena banyak dari pemudik yang sudah mendapatkan jatah libur di tempat mereka bekerja.
"Saat ini ada 9 keberangkatan yang akan melayani pemudik. Namun di H-10 ada 5 jadwal keberangkatan, yang bisa menjadi pilihan untuk pemudik," kata Hendrik.
Meski diprediksi mengalami lonjakan penumpang, hingga saat ini tiket yang dipesan pada jadwal keberangkatan tersebut belum banyak. Kemungkinan hal itu terjadi karena adanya syarat wajib swab antigen atau PCR bagi yang belum divaksin dosis III atau booster.
--page
"Memang sudah ada yang pesan tiket sejak saat ini, namun belum banyak. Mungkin karena belum vaksin booster. Sehingga, mereka akan membeli tiket 2 atau 1 hari sebelum keberangkatan," terang Hendrik. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









