PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Arus lalu lintas sempat terganggu karena ada dua buah truk tersangkut di badan Jembatan Tipe C di Sungai Arut, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Diduga, kejadian itu karena kedua supir tak mau mengalah.

Kejadian tersebut, menjadi tontonan warga dan banyak yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, untuk selanjutnya di sebarkan di medsos dan memberitahukan jika jalan macet total, baik dari arah Pangkalan Bun maupun Kotawaringin Lama.

Menurut keterangan Indra Alfian, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 8 April 2022. Saat itu jalanan cukup ramai dilalu kendaraan, diduga kedua mobil tersebut tidak saling mengalah sehingga terjebaklah di badan Jembatan Arut.

"Kejadian seperti ini terulang lagi, padahal sebelumnya juga sudah pernah terjadi. Ini akibat dari kedua supir tidak mau saling mengalah," ujarnya, Sabtu, 9 April 2022.

Bahkan, lanjutnya Alfian kedua truk tersebut susah untuk keluar, karena bak kedua truk saling berdempetan. Namun akhirnya, setelah kedua sopir melakukan koordinasi truk bisa keluar.

--page

Kejadian tersebut tentu sangat disayangkan, pasalnya sudah diberikan imbauan bahwa truk roda 6 dengan melebihi tonase dilarang melintas, namun faktanya tetap melintas dan terjadilah hal demikian.

"Tentu kita berharap hal demikian tidak terjadi lagi, sebab hal tersebut sangat riskan jika suatu saat ada kendaraan darurat yang melintas sangat terganggu," pungkasnya. (DANANG/B-5)