PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Yura Djalins mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi peredaran uang palsu yang bisa saja terjadi di bulan Ramadan ini disaat aktivitas jual beli dan perekonomian sedang meningkat.

"Bank Indonesia saat ini sedang menjalankan program CBP Rupiah, yang mengajak masyarakat untuk dapat mencintai, bangga dan memahami rupiah," kata Yura, Senin 11 April 2022.

Dalam program ini juga menurut Yura disampaikan mengenai cara mengenali keaslian uang rupiah melalui 3D yakni dilihat, diraba dan diterawang.

"Apabila masyarakat meragukan keaslian uang rupiah yang sudah dimiliki atau diterima, dapat ditanyakan kepada bank umum, untuk diteruskan kepada Bank Indonesia dan dilakukan penelitian," tuturnya.

Hal ini lantaran langkah 3D mungkin saja sudah dilakukan masyarakat namun masih ragu mengenai keaslian uang rupiah yang diterima apakah benar asli atau palsu.

"Jangan malah kemudian menggunakan uang yang diragukan keasliannya tersebut untuk berbelanja atau bertransaksi kembali," pesannya. (TESTI PRISCILLA/B-11)