BORNEONEWS, Sampit - Gustap Jaya menyebut kepengurusan koperasi Garuda Maju Bersama (GMB) tidak ada perubahan. Dalam hal ini, dirinya sebagai ketua dan Isa Rudianto sebagai sekretaris.
Bahkan mereka menyebut, rapat anggota luar biasa yang diselenggarakan Marwan Cs belum lama ini ilegal dan cacat hukum, karena tidak diselenggarakan oleh pengurus koperasi GMB yang sah sesuai Pasal 34 perubahan anggaran dasar koperasi tersebut tertanggal 11 Desember 2020.
"Selain itu peserta yang hadir tidak kourum, dan belum bisa dijadikan pijakan hukum dalam mengambil sebuah keputusan bersama atas nama pengurus koperasi Garuda Maju Bersama," kata Gustap, Senin, 11 April 2022.
Sementara itu, sampai sejauh ini, kata dia, kepengurusan yang sah belum melaksanakan rapat anggota luar biasa dan akan melaksanakan itu setelah diputuskan dalam rapat pengurus koperasi.
"Tidak pernah ada diputuskan dalam rapat pengurus tiba-tiba mereka orang yang di luar pengurus melakukan rapat anggota luar biasa. Ini yang kami pertanyakan, apa dasar mereka melakukan itu semua," tegas Gustap.
--page
Sementara itu, Isa Rudianto turut menambahkan kalau mereka sudah melayangkan surat kepada notaris Tridartahena terkait permasalahan itu untuk meminta klarifikasi dan meninjau ulang pengajuan pengabsahan akta notaris yang diajukan Marwan Cs tersebut.
"Sebagai pertimbangan berdasarkan fakta-fakta yang terjadi, dan untuk menghindari konflik baru baik itu perorangan atau kelompok yang dapat memecah persatuan dan kebersamaan pengurus dan anggota koperasi Garuda Maju Bersama," tegas Isa.
Mereka juga secara tegas tidak mengakui rapat anggota luar biasa yang dilakukan Marwan Cs yang sengaja ingin mengambil alih koperasi tanpa mematuhi aturan yang benar.
"Cara-cara seperti inilah yang kami anggap sudah tidak benar, kami berharap pihak terkait tidak ikut dan terlibat dalam konspirasi ini," tegas Isa.
Seperti diketahui koperasi GMB merupakan koperasi plasma yang bermitra dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Sementara itu, Marwan menyebut kalau mereka akan melakukan rapat anggota luar biasa yang kedua dalam waktu dekat ini.
"Karena kata dinas tidak kourum makanya kami akan mengadakan rapat anggota luar biasa yang kedua," tandasnya. (NACO/B-7)









