BORNEONEWS, Tamiang Layang - Camat Dusun Timur Kabupaten Barito Timur, Ristanto Pratomo mengungkapkan, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi atau Monev penggunaan Dana Desa atau DD tahap 3 tahun 2021 maupun sisa lebih perhitungan anggaran atau Silpa tahun 2021 pada 15 desa.
"Dari 16 desa yang ada di Dusun Timur kami sudah lakukan Monev di 15 desa, tinggal Desa Harara yang belum karena kades berhalangan ada keluarga yang sakit," kata Ristanto, Senin, 11 April 2022.
"Dalam beberapa hari ke depan Monev di Desa Harara akan segera kita lakukan," imbuhnya.
Menurut Camat, dari hasil Monev yang telah dilakukan, secara umum kualitas pekerjaan maupun kualitas perencanaan di setiap desa sudah semakin bagus dibanding tahun sebelumnya.
"Kebanyakan saat ini pemerintah desa sudah mulai masuk ke penggunaan DD tahap 1 tahun 2022. Kita minta segera menyelesaikan kegiatan tahap 1 untuk mengajukan pencairan DD tahap 2 dengan syarat SPj (Surat Pertanggungjawaban) 50 persen dari tahap 1," ungkap Camat.
--page
Selain itu, pemerintah desa diarahkan untuk menyelesaikan kegiatan dari DD tahap 2 maupun tahap 3 kerena anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan pembangunan pada tahun 2022 lebih kecil.
"Yang dianggarkan untuk BLT DD (bantuan langsung tunai dana desa) tahun ini mencapai 40 persen dan PPKM 8 persen sehingga hanya ada 52 persen untuk pembangunan dan pemberdayaan, jadi kegiatan yang dikerjakan sedikit saja," jelasnya.
"Karena itu kita harapkan DD tahap 3 sudah dicairkan paling lambat bulan November sehingga kegiatan-kegiatan maupun penyaluran BLT DD akan mendorong perputaran ekonomi di desa," tandasnya. (BOLE MALO/B-7)









