PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta, pemerintah kabupaten dan kota agar dapat mengoptimalkan 3 potensi kelompok ekspor, seperti bahan bakar mineral yakni minyak dan lemak hewani serta biji, logam, ternak, dan abu.

"Kita harus mampu memaksimalkan hasil ekspor ini. Jangan sampai nanti sumber dayanya ada di Kalimantan Tengah, tapi masyarakat Kalimantan Tengah hanya menjadi penonton saja. Untuk itu, kita harus mampu ekspor langsung," tegasnya, Selasa, 12 April 2022.

Dia mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki 71,25 persen potensi ekspor pada kelompok mineral, seperti batu bara, minyak bumi, dan lainya. Untuk kelompok nabati minyak dan lemak hewani, potensi ekspornya mencapai 13,42 persen. Terakhir pada kelompok bijih logam, ternak, dan abu, potensi ekspornya mencapai 8,38 persen.

"Seluruh sumber daya ini kita punya. Namun kenapa ekspornya masih dari pelabuhan luar Kalimantan Tengah. Padahal kita punya pelabuhan sendiri. Harusnya Kalimantan Tengah sudah mampu untuk ekspor mandiri," tegasnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau Bupati dan Wali Kota untuk dapat bersama-sama berupaya mempercepat pembangunan hilirisasi industri di Kalimantan Tengah. Menurutnya, pembangunan hilirisasi industri akan memiliki banyak dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

--page

"Ini tanggung jawab kita bersama. Kita harus sama-sama berjuang agar sumber daya alam yang ada ini dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai malah daerah lain yang malah menikmati hasil bumi kita," tutupnya. (NOPRI/B-7)