SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga  menyambut baik kesempatan mudik yang diberikan pemerintah saat ini. Sebab itu mereka bergegas mudik. Di sisi lain, juga ada kekhawatiran kehabisan tiket dan kenaikan harga ketika semakin mendekati hari H lebaran. 

"Alhamdulilah kebijakan pemerintah atas kelonggaran ini. Akhirnya setelah beberapa tahun tertunda, kami bisa mudik," ungkap Suhardiono, pemudik dengan tujuan Madiun, Jawa Timur ini, Rabu, 13 April 2022. 

Diungkapkannya, setelah anaknya mendapat libur sekolah, dia sekeluarga langsung memutuskan mudik dengan membeli tiket kapal. Serta melengkapi syarat-syarat perjalanan lainnya. 

"Kebetulan kami sudah vaksin semua hanya satu anak yang menggunakan syarat hasil tes negatif antigen," ujarnya. 

Hal ini diaminkan pemudik lainnya. Umumnya dari mereka tak ingin menunda mudik dan memilih menggunakan moda kapal laut karena dinilai lebih terjangkau saat musim mudik kali ini.

"Ini juga sebagai antisipasi karena khawatir harga tiket kapal laut tambah mahal makin mendekati lebaran," kata Astiah, pemudik lainnya. 

Saat ini tiket kapal laut dapat dibeli secara online. Baik melalui operator pelayaran Pelni maupun Dharma Lautan Utama melalui websitenya masing-masing. 

--page

Calon penumpang juga perlu memerhatikan kelengkapan syarat perjalanan, seperti tahapan vaksinasi sesuai anjuran pemerintah, terutama vaksin booster. 

"Karena bagi yang telah menjalani vaksin booster akan dibebaskan dari syarat tes antigen maupun polymerase chain reaction (PCR)," kata Kepala Pelni Cabang Sampit, Muhammad Jabir. (USAY NOR RAHMAD)