BORNEONEWS, Tamiang Layang - Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh berpesan agar honorer yang diperpanjang kontraknya melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
"Kita menyadari bahwa upah honorer tidak seberapa besar, namun sesuai dengan perjanjian kerja yang ditandatangani, mereka harus bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing," ujar Wabup saat berkunjung dan meninjau perpanjangan kontrak pekerja harian lepas atau PHL dan pekerja harian tetap atau PHT di Dinas Pendidikan Barito Timur, Rabu, 13 April 2022.
Dia menambahkan, setiap honorer akan dievaluasi kembali 3 bulan ke depan sehingga mereka yang tidak bekerja dengan baik tidak akan diperpanjang kontraknya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Barito Timur, Messias B mengungkapkan, total PHL dan PHT yang diperpanjang kontrak kerjanya pada tahun 2022 sebanyak 1.153 orang. Jumlah itu terdiri dari tenaga kependidikan, operator sekolah, petugas perpustakaan dan petugas kebersihan.
Penandatanganan kontrak dilakukan selama 2 hari yang dibagi dalam 4 sesi untuk mengurangi potensi kerumunan.
"Perpanjangan kontrak ini merupakan hasil evaluasi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Pada tahun 2021 ada 1.453 honorer di lingkungan dinas pendidikan dan sekarang yang diperpanjang kontraknya ada 1.153," paparnya.
Messias menerangkan, mereka yang tidak diperpanjang kontraknya diantaranya ada yang mengundurkan diri karena lolos seleksi guru PPPK, beralih ke pekerjaan lain maupun karena tidak melaksanakan tugas.
--page
"Jadi kami evaluasi sesuai dengan absen dan laporan dari kepala sekolah. Jadi yang tidak bekerja dengan baik kami tidak keluarkan SK-nya," jelas Messias. (BOLE MALO/B-5)









