BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pemerintah kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar high level meeting dalam rangka pengendalian harga dan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok serta energi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Kamis, 14 April 2022.
Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah dan diikuti stakeholder terkait.
Dalam forum ini ada beberapa informasi dari Disperindagkop UKM seperti ketersediaan bahan pangan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini dalam kondisi aman.
Dalam laporan neraca pangan strategis, dari 11 bahan komoditas, 10 di antaranya dalam kondisi surplus kecuali komoditas minyak goreng.
Meskipun komoditas minyak goreng masih dalam kondisi defisit, namun ketersediannya terbantu dengan operasi pasar yang dilakukan PT Citra Borneo Indah Group dan PT Sinar Alam Permai.
Menanggapi hal tersebut, Ahmadi Riansyah memerintahkan agar dinas terkait untuk terus melakukan pengecekan di lapangan melihat kondisi langsung di masyarakat.
"Ketersediaan produk-produk bahan pokok yang beredar menjelang hari raya ini harus terus dipantau, pastikan juga keamanan dan kondisi kadaluarsanya," katanya.
--page
Ahmadi memastikan, bahwa pemerintah daerah akan terus menjaga kondisi keberadaan bahan pokok tetap stabil.
"Kita akan upayakan menjaga stok bahan pokok ini agar aman dan jangan sampai harga melonjak di masyarakat," pungkasnya. (DANANG/B-11)









