SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat tak perlu risau akan ketersediaan bahan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri nanti. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan stok aman. Meski, tetap akan ada kenaikan harga. 

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotim, Zulhaidir mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok tak bisa dihindari. Menurutnya ini sudah mekanisme pasar. 

"Sudah mekanismenya seperti itu, harga akan naik karena meningkatnya permintaan konsumen. Terpenting harga yang ditetapkan masih wajar," katanya, Jumat 15 April 2022. 

Dia berharap pedagang tidak terlalu mengambil keuntungan yang banyak dengan cara menaikkan harga tak wajar sehingga masyarakat tidak mengeluh meski harga baik. 

Zulhaidir mengakui pada momentun Ramadan memang kerap dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk mencari keuntungan lebih yang biasa disebut psikologi pasar. Ia mempersilakan pedagang mengambil keuntungan, namun jangan sampai memberatkan konsumen.

"Masyarakat sebagai konsumen atau pembeli juga jangan panik dalam menyikapi adanya kenaikan harga kebutuhan pokok. Kebiasaan sikap memborong atau panic buying," imbuhnya. 

--page

Hal itulah yang dapat memicu ketersediaan bahan kebutuhan pokok atau komoditas langka. Lalu dimanfaatkan pedagang kaki menaikan harga, dengan alasan stok yang terbatas. 

Diperlukan kebijakan dari semua pihak menyikapi fenomena ini sehingga tak ada yang merasa dirugikan. (USAY NOR RAHMAD/B-6)