MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Jakarta - Dalam rangka menuntaskan program Batara Terang, Bupati Barito Utara melalui Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra menghadiri Rakor Teknis Pengembangan Kelistrikan Wilayah Kalteng, Kamis, 14 April 2022.

Rakor yang dilaksanakan di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng, Ketua DPRD Kalteng, Dirjen kelistrikan Kemen ESDM RI, anggota DPR RI perwakilan Kalteng/Komisi VII DPR RI, Direktur Bisnis PLN wilayah Sumatra dan Kalimantan dan lain-lain. 

Sugianto Panala Putra mengatakan, di wilayah Kabupaten Barito Utara yang sudah teraliri listrik sebanyak 39.078 rumah tangga dan belum teraliri listrik sebanyak 2.846 rumah tangga dengan rasio elektrisasi yang belum teraliri listrik 7,28 persen. 

"Masih ada 8 desa yang belum teraliri listrik," kata Sugianto, Jumat, 15 April 2022.

Hal tersebut, kata Wabup, tidak lepas dari kerja keras Pemkab Barito Utara selama kepemimpinan H Nadalsyah. Bupati berharap, sebelum berakhirnya masa jabatan bersama wakilnya, seluruh desa yang ada di Barito Utara sudah teraliri listrik. 

--page

"Kami optimis Bumi Iya Mulik Bengkang Turan sudah teraliri listrik semuanya sebelum masa jabatan kami berakhir," kata Wabup Sugianto Panala Sugianto menyampaikan harapan Bupati.

Sebelumnya, Dirjen Kelistrikan Kemen ESDM menyampaikan bahwa dalam UU Kelistrikan mengharuskan setiap rumah harus teraliri listrik. Pihaknya mendorong pihak swasta juga untuk membantu mengelola listrik dengan sumber daya yang ada baik batu bara, minyak bumi dan gas alam. 

Dalam paparannya, Direktur Pembinaan Program Pengembangan Kelistrikan Kemen ESDM mengatakan bahwa dari 1.038 desa yg belum teraliri listrik, 438 desa berada di wilayah Kalteng.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa masyarakat Kalimantan sangatlah arif dan bijaksana dalam menyikapi situasi penyaluran kelistrikan yang mana tidak pernah protes ke pemerintah. 

"Akan tetapi kami selaku wakil rakyat di DPR RI akan selalu mengupayakan pemerataan kelistrikan untuk keadilan sosial," jelas Maman.(RAMADHANI/B-7)