KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Badan Pusat Satatistik (BPS) memaparkan terkait fakta di balik naiknya angka tingkat kemiskinan dan pengangguran terbuka di wilayah pada 2021.

"Tingkat kemiskinan di 2021 naik 0,6 persen dari 2020," ujar Kepala BPS Waras melalui koordinator fungsi neraca wilayah dan analisis statistik Agung, Sabtu 16 April 2022.

Pada 2020 tingkat kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas mencapai 4,75 persen dan pada 2021 naik menjadi 5,35 persen.

Agung menjelaskan penyebabnya pada 2021 angka peningkatan pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi dengan naiknya angka orang dengan status hampir miskin menjadi tidak miskin. 

Jadi angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gunung Mas 2021 lebih tinggi dari angka orang dengan status hampir miskin menjadi tidak miskin.

Sementara tingkat pengangguran terbuka di 2021 juga meningkat 0,62 persen dari 2020. Pada 2020 angka pengangguran terbuka mencapai 2,49 persen dan pada 2021 naik menjadi 3,11 persen.

Naiknya angka pengangguran terbuka di 2021 karena saat itu banyaknya orang yang sedang mencari pekerjaan atau sedang menunggu pengumuman CPNS.

"Tidak hanya itu di 2021 juga banyak masyarakat Gunung Mas yang sedang mempersiapkan usahanya," tukasnya. (RISKA/B-6)