BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Yura Djalins mengatakan bahwa Bank Indonesia turut berkontribusi dalam mendorong kinerja ekspor untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional atau PEN.
"Banyak hal yang kita lakukan sebagai upaya mendorong kinerja ekspor ini, salah satunya ialah memfasilitasi penyelenggaraan promosi perdagangan dan investasi," kata Yura pada Sabtu, 16 April 2022.
Bank Indonesia juga menurutnya melanjutkan sosialisasi penggunaan Local Currency Settlement atau LCS bekerja sama dengan instansi terkait.
"Upaya lainnya ialah memperpanjangan batas waktu pengajuan pembebasan Sanksi Penangguhan Ekspor atau SPE," bebernya.
Perpanjangan ini dilakukan sampai dengan 31 Desember 2022 dalam rangka mengurangi dampak pandemi kepada eksportir.
--page
"Perpanjangan ini juga dilakukan agar dapat memanfaatkan momentum peningkatan permintaan negara mitra dagang dan kenaikan harga komoditas dunia," terangnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)









