SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini jumlah penumpang yang melaksanakan mudik lebaran 2022 atau Ramadan 1443 Hijriah mulai mengalami peningkatan. 

Namun jumlah penumpang kapal yang akan berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Pulau Jawa baru akan alami lonjakan signifikan pada H-10 lebaran. 

"Saat ini sudah pertengahan Ramadan dan jumlah penumpang mengalami peningkatan sehingga kemungkinan besar jelang akhir Ramadan nanti lonjakan signifikan pemudik akan terjadi," ujar Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU), Hendrik Sugiharto, Minggu 17 April 2022. 

Hingga saat ini PT DLU yang memberikan layanan keberangkatan dengan 2 armada kapal yakni KM Kirana I tujuan Semarang dan KM Kirana III tujuan Surabaya baru mengangkut 2.117 penumpang. 

Namun kemungkinan besar pada H-10 atau semakin menjelang lebaran nantinya penumpang akan membeludak sedangkan PT DLU belum menerima pengumuman dispensasi penambahan kuota penumpang. 

"Terkait kuota penumpang, sementara ini masih 650 orang sesuai kapasitas karena belum ada dispensasi dari pemerintah," katanya. 

--page

Dia berharap masyarakat bisa memilih mudik lebih awal sehingga tidak kehabisan tiket serta bisa lebih nyaman, tanpa berdesak-desakan. 

"Mudik lebih awal juga dapat menghemat uang, karena harga tiket akan lebih murah dibandingkan jelang lebaran," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)