BORNEONEWS, Palangka Raya - Yayasan Konsumen Indonesia (YKI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai pemerintah perlu memastikan kecukupan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk angkutan.
Ketersediaan BBM terutama jenis subsidi seperti bio solar diyakini dapat mempengaruhi harga bahan pokok di pasaran.
"Sebenarnya, bisa terjadi kenaikan, karena angkutan rata-rata memakai truk bahan bakar solar. Apakah ‘mereka’ bisa di dukung pemerintah untuk mendapatkan bio solar," ungkap Pelaksana Harian Sekretaris Yayasan Konsumen Indonesia (YKI) Kalimantan Tengah (Kalteng) Arniansyah baru baru ini.
Ia mengakui jika memang moda angkutan terpaksa harus menggunakan solar industri akan mempengaruhi harga, karena biaya mobilitas barang ikut naik.
Arniansyah menyarankan pemerintah daerah baik Kalimantan Tengah (Kalteng) maupun Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk bekerjasama memastikan ketersediaan bio solar sebagai langkah antisipatif.
--page
“Tetapi apabila tidak bisa maka angkutan akan naik. jika angkutan naik maka otomatis harga barang juga akan naik, cuman naiknya tetap harus rasional,”pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-7)









