PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengungkapkan, merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pulang Pisau, perekonomian Kabupaten Pulang Pisau mengalami pertumbuhan sebesar 3,24 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Menurut bupati, capaian tersebut lebih baik karena pada tahun sebelumnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pulang Pisau sebesar 2,68 persen.

“Namun, capaian tersebut masih lebih rendah dibanding pertumbuhan sebelum terjadi pandemi Covid-19 yang mampu tumbuh 6,36 persen,” kata Taty saat pembukaan Rakordal pelaksanaan rencana pembangunan Kabupaten Pulang Pisau triwulan ke-1 tahun 2022.

Kendati demikian, menurut bupati, kondisi tersebut patut disyukuri dan diharapkan menjadi motivasi  bagi pemerintah daerah dan segenap masyarakat Kabupaten Pulang Pisau untuk terus berkontribusi dalam mendorong peningkatan perekonomian daerah.

“Adapun lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan paling besar dari tahun sebelumnya adalah konstruksi,” ungkapnya.

--page

Berdasarkan hal tersebut, lanjut bupati, dapat dipahami Bersama, bahwa sektor konstruksi dapat menjadi peluang sebagai lokomotif dalam pemulihan  ekonomi yang menciptakan multiplier effect dalam pemulihan industri setelah pandemi Covid-19.

Bupati juga mengungkapkan, tema pembangunan Kabupaten Pulang Pisau tahun 2022 adalah peningkatan pemasaran produk unggulan agroindustri, agrowisata yang berdaya saing dan selaras dengan kehidupan sosial serta budaya masyarakat.

"Merefleksikan semangat Pulang Pisau, memulihkan kehidupan yang terdampak pandemi Covid-19 dan telah mendisrupsi tatanan kehidupan bermasyarakat," tutupnya. (ang)