SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Khawatir ketinggalan kapal, calon pemudik di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), rela tidur di depan terminal keberangkatan.

Hal itu mereka lakukan karena calon penumpang diharuskan memasuki kapal pada Kamis, 21 April 2022 pukul 04.00 WIB.

"Karena masuk kapal subuh, makanya kami tidur di depan terminal. Karena takut ketinggalan," ujar Satinah, salah seorang calon penumpang.

Dari pantauan Borneonews.co.id, sejumlah penumpang yang tidur di depan terminal tersebut rata-rata pemudik yang bukan warga Kota Sampit. Namun, merupakan pekerja di perkebunan kelapa sawit.

Sehingga, mereka lebih memilih tidur di depan terminal karena jika menyewa penginapan harus mengeluarkan uang puluhan ribu hingga ratusan ribu.

--page

"Toh sebentar juga tidurnya, karena kapal juga berangkat subuh. Jadi istirahatnya diganti di dalam kapal," kata Satinah.

Sementara itu, hari ini, ada dua keberangkatan kapal di Pelabuhan Sampit. Yakni KM Lawit tujuan Semarang, dan KM Kirana III tujuan Surabaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)