BORNEONEWS, Pulang Pisau - Berdasarkan evaluasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) mendapat peringkat C atau cukup Baik.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang saat memimpin rapat koordinasi pengendalian (Rakordal) pelaksanaan rencana pembangunan Kabupaten Pulpis triwulan ke-1 tahun 2022, belum lama ini.
"Berdasarkan evaluasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (sakip), pemerintah kabupaten pulang pisau mendapat predikat C, artinya, terdapat gambaran bahwa akuntabilitas kinerja instansi pemerintah cukup baik," ucap Bupati Pulpis dalam sambutannya.
Namun demikian, lanjut Bupati Perempuan pertama di Pulpis itu, masih perlu banyak perbaikan walaupun tidak mendasar khususnya akuntabilitas kinerja pada unit kerja.
Hal tersebut menjadi tantangan untuk terus berbenah agar dapat menghasilkan tata kelola yang semakin berkualitas sehingga berdampak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
--page
"Kita meraih opini WTP dari BPK selama 6 tahun berturut-turut. Ini merupakan apresiasi yang baik dari pemerintah terkait implementasi good governance dan juga perlu kita apresiasi bersama," ucap Taty sapaan akrab Bupati Pulpis Itu.
Menurutnya hal tersebut patut disyukuri oleh segenap elemen di kabuaten pulang pisau, sekaligus menjadi semangat untuk mempertahankan dan membuktikan keberlanjutannya.
"Saya harapkan seluruh birokrasi di kabupaten pulang pisau baik dari kabupaten, kecamatan, sampai dengan kelurahan/desa harus mulai membuktikan diri, dan melakukan budaya kerja yang baik serta komprehensif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Ia juga berharap semangat reformasi birokrasi untuk cepat dan tepat melayani dari aparatur, dapat terimplementasi dengan baik.
Selain itu ia mengingatkan untuk terus menjaga kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas kinerja, agar kita semua memperoleh hasil terbaik di akhir tahun 2022.
"Dalam kesempatan berbahagia hari ini kita akan memastikan bahwa pelaksanaan anggaran berjalan sesuai dengan capaian tolak ukur dan target kinerja yang telah ditetapkan, juga untuk mengindentifikasikan serta menganalisis permasalahan yang timbul atau yang mungkin timbul untuk dapat diambil tindakan pencegahan dan antisipasi," tutupnya. (ang)









