KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong memberikan tanggapan terkait pertemuan Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak (FPK2PA) yang telah dilaksanakan, Kamis 21 April 2022.

"Keberadaan forum ini diharapkan dapat berperan aktif agar pencegahan dan penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan secara tuntas dan terpadu, sebelum unit pelaksana teknis daerah perlindungan perempuan dan anak dibentuk," ujarnya, Jumat 22 April 2022.

Jaya mengatakan dengan pertemuan kemarin, diharapkan masyarakat mengetahui bahwa pemerintah hadir untuk melindungi dan mendampingi masyarakat, terutama perempuan dan anak sebagai kaum yang rentan mendapatkan kekerasan di masyarakat.

Lalu diharapkan pula masyarakat mengetahui bahwa ada lembaga atau perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Diharapkan, dengan adanya pertemuan FPK2PA, masyarakat mengetahui  di mana wadah dan tempat melapor maupun mengadukan masalahnya apabila ada kasus kekerasan perempuan dan anak di  lingkungan sekitarnya," tandas Jaya. 

FPK2PA merupakan forum koordinasi penanganan korban kekerasan perempuan dan anak yang penyelenggaraannya secara berjejaring, yang dibentuk di tingkat kabupaten dan kecamatan.

Forum ini terdiri dari lembaga-lembaga yang punya peran psikologis, sosial, kesehatan, hukum dan ekonomi yang bekerja secara berjejaring sesuai dengan peran masing-masing. (RISKA YULYANA/B-6)