BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi PAN DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Dadang H Syamsu mengkritik kondisi penerangan jalan umum yang membuat jalan gelap gulita akibat tidak berfungsi.
Seperti, kata dia, di jalan-jalan utama di Baamang saat ini gelap gulita. Penerangan jalan umum (PJU) yang seharusnya diurus pemerintah daerah seakan terabaikan.
“Apasih pekerjaan dinas teknisnya sehingga urusan PJU ini tidak mampu di atasi dan diperbaiki sehingga jalan-jalan di wilayah Baamang ini banyak yang gelap gulita,” kata Dadang, Minggu, 24 April 2022.
Menurutnya, dalam beberapa kali pengusulan anggaran PJU itu selalu didukung DPRD Kotim. Tidak tanggung-tanggung, biaya pemeliharaan dan perawatan PJU ini dalam setahun miliaran rupiah.
“Ini yang kami kejar kenapa tidak bisa urus PJU yang ada," tegasnya.
--page
Tentunya, kata dia, ini harus dievaluasi karena sudah tidak sejalan dengan moto Bupati Kotim yaitu Kotim Terang. Dadang mengungkapkan, dana PJU tahun 2021 saja sudah berada di angka sekitar Rp 6 miliar. Sayangnya kini dia tidak membahas lagi anggaran SOPD teknis tersebut lantaran beralih ke Komisi III.
“Inilah yang jadi pertanyaan kami apa sih persoalannya sehingga jalan-jalan banyak gelap dan paling parah lagi jalan Tjilik Riwut depan Stadion itupun awal-awal dulu sempat terang kini gelap lagi,” tandasnya. (NACO/B-7)









