BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebuah rumah walet yang diketahui milik Manyeloi atau Abah Anca di Bantai Karau, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur ludes terbakar setelah disambar petir, Minggu, 24 April 2022.
Salah satu saksi, Yulius Rinaldi yang turut membantu upaya pemadaman api mengungkapkan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
"Kebetulan saat itu saya melintas dalam perjalanan pulang, kondisi cuaca gerimis dan ada petir, tidak berselang lama terlihat kobaran api sehingga saya mendekati tempat kejadian. Kemudian, warga yang rumahnya dekat tempat kebakaran memanggil saya dan meminta bantuan," katanya.
Rinaldi kemudian langsung menghubungi BPK Samuja melalui sambungan telepon untuk meminta bantuan pemadaman.
"Bangunan walet yang terbakar itu jaraknya 50 meter dari rumah warga dan berada di pinggir sawah. Bangunannya berbahan kayu sehingga mudah terbakar," jelasnya.
--page
Selain rumah walet, lanjut Rinaldi, sebuah bangunan lain di sampingnya yang berfungsi sebagai tempat penjaga rumah walet dan penyimpanan padi, rusak pada bagian atap akibat tertimpa runtuhan bangunan yang terbakar.
Dia mengungkapkan, api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 WIB oleh 3 unit mobil pemadam yang segera turun ke lokasi. Meski demikian, bangunan tersebut habis terbakar.
"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Isi rumah di samping rumah walet juga sempat diselamatkan, tapi pemilik belum bisa menghitung nilai kerugian," tuturnya. (BOLE MALO/B-7)









