BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sudah menjadi tradisi bahwa pada saat Idul Fitri, aktivitas masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat di tempat makam umum (TPU) untuk berziarah meningkat, dan juga memanfaatkan libur Idul Fitri untuk berwisata, sehingga volume sampah di lokasi tersebut akan meningkat.
Mengatasi masalah tersebut, menjelang Idul Fitri 1443 H/2022 M, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar telah melakukan persiapan, untuk menangani sampah di dua lokasi central tersebut.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kobar Muhammad Suhendra mengatakan, seperti tahun - tahun sebelumnya pada saat H+2 hari raya Idul Fitri, masyarakat atau peziarah makam itu meningkat, untuk pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna penanganan sampahnya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Disperkim Kobar, terkait sampah di taman makam, jadi kami minta mereka membersihkan yang bagian dalamnya. Kemudian ditaruh didepan gerbang, yang selanjutnya akan diangkut oleh petugas kebersihan," ujarnya, Jumat, 29 April 2022.
Selain itu juga, pihaknya sudah menyiapkan tempat sampah untuk peziarah. Sehingga sampah - sampah, seperti plastik dan beberapa sampah lainnya bisa dibuang ditempat yang disediakan, agar tidak berserakan.
--page
"Saat hari kedua Idul Fitri itu, TPU SKIP itu penuh denhan peziarah, bahkan jalanan bisa sampai macet. Kemudian sampah plastik dari bungkus bunga ziarah dan botol air dari peziarah berserakan. Hal tersebut sudah saya sampaikan ke petugas kebersihan kami untuk bisa fokus dimakam," tuturnya.
Kemudian, selain di makam, petugas juga akan fokus menangani peningkatan sampah di tempat wisata. Khsusunya kawasan wisata Bugam Raya, sebeb pada libur atau cuti lebaran, wisatawan akan meningkat di lokasi tersebut.
"Petugas kebersihan juga bersiap membersihkan kawasan wisata. Untuk Armada kami sudah adakan penambahan, jadi ada tambahan 1 dump truk. Sehingga saat ini kumai memiliki 2 dump truk. Amrol 1 unit, Kontainer 1, tossa 5 unit," pungkasnya. (DANANG/B-5)









