TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Desa Wuran Kabupaten Barito Timur, Eli Sumadi menyampaikan penjelasan terkait warga yang tinggal di rumah dengan kondisi yang kurang layak karena sudah lapuk dan berada di wilayah genangan air.

Sebelumnya, kondisi hunian di RT 05 Desa Wuran Kecamatan Karusen Janang tersebut terungkap melalui postingan di grup Facebook Barito Timur Membangun dan mendapat tanggapan luas dari masyarakat.

"Berkaitan dengan postingan tersebut kami berterima kasih kepada Babinsa yang telah mempublikasikan kondisi yang ada di Desa Wuran sehingga menjadi perhatian bersama pemerintah desa dan pemerintah kabupaten," ujar Eli Sumadi saat mendampingi wartawan melihat langsung kondisi rumah tersebut, Sabtu, 30 April 2022.

Menurutnya, warga bernama Supriyanto (58) dan bekerja sebagai nelayan tersebut bukan pemilik rumah yang ditempati sehingga pihaknya tidak dapat melakukan rehabilitasi karena ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

"Jadi warga yang tinggal di situ hanya pinjam pakai sehingga secara aturan kami tidak bisa melakukan perehaban. Karena kalau rehab harus ada swadaya dari pemilik rumah," jelas Kades.

Dia menambahkan, keluarga penghuni rumah tersebut hingga kini belum memiliki rumah sendiri, karena itu Eli Sumadi berinsiatif menghibahkan tanah miliknya untuk pembangunan rumah.

"Kebutuhan pembangunan rumah tanahnya kami siapkan dan kami akan menggunakan dana gotong royong untuk pembangunan rumah itu, namun kami berharap pemerintah daerah juga dapat membantu melalui dinas terkait seperti perkim dan dan dinas sosial karena kalau dari dana gotong royong saja tidak cukup untuk membangun rumah," kata Eli Sumadi. (BOLE MALO/B-11)