BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Volume sampah di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya meningkat drastis selama lebaran Idulfitri 1443 H/ 2022. Terpaksa petugas di Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Sampah Translik Desa Pasir Panjang harus lembur saat lebaran.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kobar, Muhammad Suhendra mengatakan periode lebaran Idulfitri 1443 H, aktivitas warga meningkat dan membuat sampah yang masuk ke TPA Sampah Translik juga meningkat.
"Volume sampah sangat meningkat, petugas Exavator dan Whiloader di TPA kita lemburkan sampai tadi malam," ujarnya, Rabu 4 Mei 2022.
Suhendra menjelaskan jika petugas tidak disiagakan sampai malam hari atau lembur. Bisa dipastikan operasional di TPA Translik Desa Pasir Panjang akan terganggu, karena membludaknya sampah yang masuk.
"Sampah yang mendominasi yaitu sampah rumah tangga, mulai dari sampah makanan dan kelapa," tuturnya.
Untuk jumlah data peningkatan sampah masih menunggu dari personel di Lapangan. Sebelumnya saat Ramadan jumlah sampah perharinya mencapai 60 - 70 ton, namun saat lebaran ini dipastikan meningkat.
"Peningkatan sampah ini karena masuknya sampah dari kawasan wisata, khsusunya Bugam Raya," ungkapnya.
Sejauh ini sampah di Pangkalan Bun dan sekitarnya dapat teratasi dengan baik. Sebab sebelumnya sudah dilakukan persiapan yang cukup matang. (DANANG/B-6)









