BORNEONEWS, Sampit - Sejak hari H lebaran Idulfitri Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, terus didatangi ribuan pengunjung. Ramainya kunjungan wisata ini menyisakan permasalahan bagi objek wisata andalan Kotim itu. Hampir sepanjang pesisir pantai banyak sampah berserakan di sana-sini.
"Menyedihkan, masih banyak pengunjung belum sadar akan menjaga kebersihan lingkungan di kawasan objek wisata ini," kata Ayu Sitha, salah seorang pengunjung Pantai Ujung Pandaran, Jumat, 6 Mei 2022.
Jika tak segera ditangani hal ini akan jadi permasalahan serius. Bisa-bisa lingkungan sekitar destinasi wisata itu akan rusak.
Dari sekian banyak sampah yang berserakan sebagian besar merupakan sampah yang tak bisa terurai. Seperti sampah plastik, botol minuman kemasan dan lainnya.
Lebih parah lagi ada sejumlah oknum pengunjung yang sengaja membuang sampah ke laut. Kebiasaan buruk ini tentu dapat merusak ekosistem laut yang jadi salah satu aset daerah ini.
"Memang sepertinya masih banyak yang perlu dibenahi selain fasilitas tempat buang sampah, pengawasan mungkin juga perlu misalnya ada penjaga pantai yang berkeliling mengingatkan pengunjung," kata Didi,wisatawan lainnya.
--page
Para pengunjung berharap permasalahan sampah ini segera diatasi. Sehingga tidak menyisakan kerusakaan setelah membludaknya kunjungan wisata ini. Serta tak terulang lagi di kemudian hari. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









