PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mendorong adanya pengoptimalan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk mengembangkan SDM terutama yang ada di wilayah perdesaan.

Pemerintah desa jangan hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur desa saja, tapi juga diharapkan bisa memperhatikan sektor lain yang berkaitan langsung dengan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

"Penggunaan ADD itu kan tergantung dari kebijakan setiap desa itu sendiri. Tapi perlu diingat bahwa kunci keberhasilan suatu wilayah agar dapat berkembang pesat dan tidak tertinggal dengan daerah lainnya yaitu dengan memiliki SDM yang mumpuni," ujarnya, Jumat, 6 Mei 2022.

Dia mencotohkan pemberian beasiswa pendidikan bisa menjadi salah satu upaya pemanfaatan ADD dan langkah ini dapat menjadi sebuah dukungan serta langkah preventif dalam merealisasikan pengembangan SDM masyarakat pelosok secara optimal.

Selain itu supaya berjalan maksimal peran masyarakat sangat diperlukan terutama dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan ADD. Karena dengan turut aktif mengawasi akan meminimalisasi terjadinya praktik korupsi terhadap penggunaan ADD.

"Untuk wilayah Kalteng, sejauh ini banyak oknum kepala desa yang tersangkut kasus tindak pidana korupsi penyelewengan ADD ini. Inilah yang harus menjadi perhatian bersama terutama masyarakat desa untuk lebih mengawasi kemana ADD itu digunakan, agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," tukasnya. (DONNY D/B-6)