BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengingatkan agar pemerintah kabupaten dan kota terus mewaspadai potensi terjadinya lonjakan kasus aktif Covid-19 pascalibur lebaran 2022.
"Kita harus bersiap dengan potensi lonjakan kasus aktif Covid-19 pascalibur lebaran 2022. Kemungkinan terjadinya transmisi lokal akibat tingginya mobilitas harus terus kita antisipasi. Jangan sampai terlambat dalam bertindak," tegasnya, Sabtu, 7 Mei 2022.
Ia memint, seluruh pemerintah kabupaten kota terus melakukan pengawasan protokol kesehatan pada tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan masyarakat demi mencegah penyebaran Covid-19.
"Saya minta agar bapak dan ibu bupati dan wali kota untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan kasus aktif Covid-19. Walaupun sudah kasus aktif sudah melandai, bukan berarti benar-benar aman. Kita tetap harus waspada, keselamatan masyarakat yang menjadi prioritas," ujarnya.
Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat agar mengikuti program vaksinasi Covid-19 hingga ke dosis ketiga, untuk memperkuat kekebalan imunitas masyarakat terhadap potensi penularan Covid-19.
--page
"Untuk dapat terlepas dari Covid-19 tentunya diperlukan peran aktif kita semua. Vaksinasi Covid-19 ini untuk kesehatan dan keselamatan kita semua," tutupnya. (NOPRI/B-7)









