PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam agenda resesnya ke Kabupaten Kotawaringin Barat, Anggota Komisi VIl DPR RI Mukhtarudin menyempatkan diri melakukan kunjungan ke agrowisata Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada untuk berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan ini dia melihat langusung geliat aktifitas masyarakat dalam mengisi libur lebaran Idulfitri 1443 H di lokasi wisata pasca adanya kelonggaran Covid-19.

"Antusias warga yang berwisata sangat luar biasa, tiga hari berturut-turut menurut keterangan pengelola, ada kurang lebih sembilan ribu warga berwisata di agrowisata tersebut," kata Mukhtarudin, Minggu, 8 Mei 2022.

Lanjutnya, mengingat mayoritas warga setempat ekonominya bersumber dari hasil sawit yang sudah terintregasi, maka dalam kesempatan tersebut masyarakat atau petani ini menyampaikan keluhan kesahnya terkait anjloknya harga sawit, akibat dari larangan ekspor CPO dan turunannya d itengah kebutuhan pokok meningkat.

"Saya kembali berdialog dengan petani sawit di Pangkalan Lada tentu mereka mengeluhkan turunya harga TBS sawit di tengah harga pupuk mahal," ucapnya.

Kemudian aspirasi masyarakat terkait dampak larangan ekspor CPO dan turunannya nanti akan menjadi bahan evaluasi yang akan dibahas pada masa sidang yang akan datang dengan stakeholder terkait.

"Keluh kesah dari petani sawit ini, saya sebagai wakil rakyat akan senantiasa memperjuangkan, menyampaikan aspirasi ini agar ada kebijakan, atau solusi yang pro petani dan tidak merugikan petani kita," ungkapnya.

--page

Dia menambahkan perkebunan sawit ini merupakan sumber utama pendapatan warga dan menjadi penopang utama ekonomi masyarakat desa Pangkalan Tiga khususnya. Oleh karena itu, maka wajib ada kebijakan pro petani sawit.

Atas kunjungan dan respon dari Anggota DPR RI tersebut masyarakat sangat mengapresiasi dan semoga aspirasinya dapat didengarkan oleh pemerintah pusat, sehingga ada kebijakan yang baik untuk kesejahteraan masyarakat.

"Beliau cepat, tanggap dan peduli atas persoalan rakyat dan ini sangat membantu kami, semoga beliau terus membantu kami mengembangkan pertanian sawit dan membantu kami menyampaikan masalah ini kepada pemerihtah pusat," pungkasnya. (DANANG/B-11)