BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPD Kalteng, Eko Marsoro melalui rilisnya mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan mengalami penurunan 1,04 persen pada April 2022.
"Penurunan 1,04 persen ini jika dibanding Maret 2022 yakni dari 133,89 menjadi 132,50," kata Eko, Senin 9 Mei 2022.
Penurunan itu terjadi karena disebabkan oleh turunnya nilai tukar di semua subsektor yakni subsektor tanaman pangan turun 2,74 persen dan subsektor hortikultura 1,59 persen.
Kemudian penurunan juga terjadi pada subsektor perikanan 0,94 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,67 persen serta subsektor peternakan 0,35 persen.
Selain itu pada April 2022 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalteng sebesar 1,15 persen.
Kenaikan ini karena disebabkan oleh naiknya kelompok tranportasi 2,71 persen, pakaian dan alas kaki 1,10 persen dan makanan, minuman dan tembakau 1,08 persen.
Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng pada April 2022 mengalami penurunan 1,23 persen, dari 134,54 pada Maret 2022 menjadi 132,89 di April 2022. (DONNY D/B-11)









