SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah desa di beberapa kecamatan yang berada di wilayah Utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dilanda banjir dalam beberapa hari terakhir.

Banjir terjadi dampak dari hujan deras dengan waktu yang cukup lama terjadi dalam beberapa hari terakhir sehingga air sungai meluap dan menggenangi pemukiman masyarakat.

"Hingga hari ini data sementara ada 4 desa di dua kecamatan yang dilanda banjir," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Yaphi Hartadi, Selasa, 10 Mei 2022.

Ke 4 desa tersebut yakni Desa Mirah, Tanjung Jorong, Tumbang Penyahuan, dan Luwuk Sampun. Ketinggian air rata-rata di desa tersebut mencapai 70 cm.

Akibatnya masyarakat sekitar sulit melakukan aktivitas sehari-hari sehingga untuk bepergian ke suatu tempat, mereka menggunakan perahu kelotok atau sampan.

Diperkirakan banjir tidak hanya merendam 4 desa tersebut saja. Namun juga ada desa lainnya. Tetapi, pihak BPBD sendiri masih menunggu data selanjutnya dari pihak desa maupun kecamatan.

"Kami masih menunggu data selanjutnya, baik itu jumlah desa, kepala keluarga, dan rumah yang terdampak banjir," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)