SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur telah mengembangkan program budidaya ikan melalui median kolam terpal. 

Cara ini dilakukan melalui program Dana Desa (DD) dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan konsumsi ikan warga guna menurunkan angka stunting. 

"Langkah setiap desa untuk program budidaya ikan ini juga dilakukan agar konsumsi ikan masyarakat meningkat. Sehingga, secara tidak langsung sebagai upaya turunkan angka stunting," ujar Camat MHU Muslih, Rabu 11 Mei 2022. 

Untuk program ini selain menggunakan DD, warga juga mendapatkan bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kotim. 

Terutama bibit ikan dan pakan sehingga modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar, dan juga hasil saat panen nantinya bisa digunakan untuk kembali membeli bibit dan pakan. 

"Jika dilakukan secara berkesinambungan, maka program ini akan berdampak positif bagi perekonomian dan giji masyarakat," katanya. 

Program ini juga dilaksanakan sebagai langkah dalam mendukung Pemerintah Kotim terkait penurunan angka stunting. 

Karena di Kotim ada sekitar 20 desa lebih yang menjadi locus stunting sehingga upaya untuk meningkatkan konsumsi gizi masyarakat sangatlah diperlukan, terutama dalam menggeliatkan makan ikan dalam kehidupan sehari-hari. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)