PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Muhajirin mendorong adanya efisiensi pengembangan sektor pertanian di Kalteng terutama dalam memadukan cara tradisional dan modern.

Dia menjelaskan, masyarakat lokal khususnya di Kalteng memiliki kemampuan dalam menggerakkan serta mengembangkan pertanian dengan cara tradisional, namun cara itu dinilai masih kurang efisien dalam menunjang ketahanan pangan.

"Karena hasil pertanian yang dilakukan secara tradisional itu masih jauh dibandingkan dengan hasil pertanian modern, di mana itu berbasis teknologi. Inilah yang perlu dipadukan agar hasilnya pun bisa maksimal," ucapnya, Jumat, 13 Mei 2022.

Dalam upaya efisiensi pengembangan sektor pertanian ini yakni dengan memadukan cara tradisional dan modern juga, pemda perlu mengembangkan SDM lokal dari segi pengetahuan terhadap teknologi pertanian.

Pasalnya, selama ini permasalahan yang kerap terjadi yakni minimnya pengetahuan petani lokal terhadap teknologi pertanian, sehingga hal itu menjadi kendala dalam memadukan cara pertanian tradisional dan modern.

--page

Apabila pemda mampu mendorong pengembangan pengetahuan SDM lokal terkait itu, maka hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi daerah dan juga para petani lokal, dari segi perekonomian dan juga hasil produksi.

"Untuk menunjang ketahanan pangan khususnya di Kalteng ini kita tidak perlu mendatangkan pekerja dari luar, cukup memaksimalkan SDM yang ada saja, tentunya pengetahuan tentang pertanian modern harus bisa dikembangkan. Jika SDM lokal kita memiliki kemampuan bertani secara modern maka sangat bagus bagi daerah," pungkasnya. (DONNY D/B-5)