BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdapat 3 cara penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi.
Medik Veteriner Muda, DPKH Kabupaten Kobar drh. GM Sofyannoor, Jumat 13 Mei 2022 menjelaskan cara pertama penularan penyakit tersebut pada ternak adalah kontak langsung.
"Kontak antar hewan ternak merupakan salah satu dari cara penularan PMK. Cara penularan kedua yaitu kontak tidak langsung. Maksudnya penyakit ini menular melalui carrier atau pembawa virus. Bisa melalui manusia, alat dan sarana transportasi akibat kontaminasi dari peternakan yang membawa wabah PMK," jelasnya.
Sedangkan cara ketiga yakni penyebaran PMK pada ternak bisa juga melalui udara. "Tentunya ini menjadi catatan penting. Karena rute penularan PMK pada ternak bisa melalui udara dalam radius 10 KM dari titik kasus suspek PMK," jelasnya.
Artinya jika ada kasus PMK di Kelurahan Madurejo, maka ternak dalam radius 10 KM dari titik kasus, berpotensi tertular.
"Namun ini tergantung dari kandungan atau sedikit banyaknya pelepasan virus ke udara. Selain itu juga dilihat dari kondisi lingkungan, apakah mendukung atau tidak, terkait perkembangan virus," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









