BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara melalui Bidang Tata Kota Dinas PUPR dalam seharinya menangani sampah di 4 kelurahan mencapai 35-40 ton setiap hari.
Dalam penanganan sampah di empat yaitu Kelurahan Melayu, Kelurahan Lanjas, Kelurahan Jingah dan Kelurahan Jambu, Dinas PUPR menurunkan puluhan petugas kebersihan atau persampahan dan beberapa armada atau beberapa unit mobil truk pengangkut sampah.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara M Imam Topik melalui Kepala Bidang Tata Kota (TK) Dharma Abadi mengatakan pengangkutan sampah khususnya Kota Muara Teweh yang terdiri dari empat kelurahan yang termasuk juga di Kecamatan Teweh Baru yaitu Kelurahan Jingah dan Kelurahan Jambu.
Untuk hari-hari biasa volume sampah yang terangkut berkisar 95 m³ - 105 m³. “Itu untuk hari-hari biasa yaitu sekitar 30-35 ton per hari,” ungkapnya.
Sedangkan sampah yang diangkut oleh petugas pada hari-hari besar keagamaan akan meningkat antara 105 m³ sampai 115 m³.
Dharma mengatakan dalam penanganan sampah yang bertambah volumenya ini, pihaknya akan melemburkan para petugas untuk melakukan pengangkutan sampai ke tempat pembuangan akhir (TPA) di KM 9 jalan Puruk Cahu.
--page
Dharma menambahkan pada 2021 pemerintah melalui Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya, balai yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, kita mendapatkan bangunan TPS RRR (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).
“TPS 3R itu untuk pemilahan untuk menjadi sampah organic maupun tidak, kemudian sampah yang bisa digunakan seperti bekas botol mineral dengan cara di daur ulang yang berada di Kelurahan Lanjas, lokasinya berada di pasar PBB,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-11)









