BORNEONEWS, Palangka Raya - Libur panjang Idulfitri, dilanjutkan cuti bersama dan bahkan libur Hari Raya Waisak yang berkelanjutan dari akhir pekan menjadikan bulan Mei diisi dengan libur menyenangkan.
Bahkan ada yang menyambung cuti Idulfitri dengan libur Waisak sehingga libur panjang dapat sangat dirasakan. Meski demikian, sisi lain dari libur panjang dapat dirasakan pada penumpukan sampah yang tidak terangkut.
"Peningkatan volume sampah setelah libur panjang lebaran disambung Waisak sebenarnya sudah terlihat pada sejumlah kawasan lingkungan masyarakat di Kota Palangka Raya. Nah ini perlu diatasi," kata Ketua Komisi B, DPRD Palangka Raya, Nenie Adriaty Lambung pada Selasa, 17 Mei 2022.
Menurut Nenie, dinas terkait diharap dapat mengatasi adanya penumpukan sampah di setiap lingkungan masyarakat ini, terkhusus di penampungan sampah yang ada.
"Instansi terkait diharap dapat memantau setiap lingkungan masyarakat dan penampungan sampah agar tidak terjadi penumpukan, atau bahkan bisa meluber berserakan hingga ke badan jalan," pesannya.
--page
Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan bahwa volume sampah di setiap libur panjang hari besar keagamaan biasanya bisa bertambah, dan itu sudah rutin terjadi.
"Terutama di wilayah kawasan objek wisata, lingkungan masyarakat maupun di tempat penampungan sampah. Jadi seharusnya ini bisa diatasi dengan baik karena kita sudah tahu bahwa ini akan terjadi. Malah seharusnya ini bisa diantisipasi," tegasnya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)









