PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyebut neraca perdagangan internasional atau kegiatan ekspor impor Kalteng selama Maret 2022 tetap menunjukan nilai positif atau surplus.

Nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng pada Maret 2022 mengalami peningkatan yaitu sebesar 2,16 persen dibanding bulan sebelumnya, dari US$ 512,01 juta di Februari 2022 menjadi US$ 523,08 juta pada Maret 2022.

"Jika kita bandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng pada Maret 2022 juga mengalami peningkatan 151,95 persen, dari US$ 207,61 juta pada Maret 2021 menjadi US$ 523,08 juta pada Maret 2022," kata Eko, Rabu, 18 Mei 2022.

Lanjutnya, apabila dihitung secara kumulatif, nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng mengalami peningkatan sebesar 85,58 persen, yakni dari US$ 653,27 juta pada Januari - Maret 2021 menjadi US$ 1.212,31 juta di Januari - Maret 2022.

Untuk diketahui, perdagangan luar negeri Kalteng yakni ekspor selama Maret 2022 mengalami peningkatan sebesar 2,18 persen atau mencapai US$ 525,86 juta dibanding Februari 2022 yang hanya senilai US$ 514,63 juta.

Sama halnya dengan ekspor, impor Kalteng juga naik sebesar 6,11 persen jika dibanding dengan bulan Februari 2022. Nilai impor Kalteng pada bulan itu mencapai US$ 2,78 sedangkan Februari hanya tercatat sebesar US$ 2,62 juta. (DONNY D/B-6)