BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menjadi yang pertama di Kalimantan Tengah. Tujuan dibangunnya gedung tersebut untuk meningkatkan pelayanan bagi calon jamaah haji dan umrah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kemenag Kobar Mulyono, bahwa ini adalah upaya kementerian agama memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Mengingat, bahwa saat ini pendaftaran haji dan umrah terus meningkat.
"Khusus untuk di Kobar sendiri, setiap hari tidak pernah lepas dari pendaftaran haji dan umrah. Bahkan dimasa Covid-19 setiap hari ada pendaftaran Haji dan Umrah," kata Mulyono, saat memberikan sambutan, dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung PLHUT, pada Rabu, 18 Mei 2022.
Sehingga, berangkat dari antusias dan semangat masyarakat Kobar untuk mendaftar haji dan umrah itulah pihaknya berupaya membangun fasilitas yang baik, untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kobar.
Ia mengungkapkan, bahwa permohonan pembangunan gedung PLHUT ini sudah diajukan cukup lama, dan akhirnya bisa terwujud. Tentu ini merupakan sinergi dan dukungan dari Pemerintah Daerah dan Kakanwil Provinsi, dan pemerintah pusat.
"Proyek PLHUT ini proses awalnya kita mengusulkan dengan segala kelengkapan berkas yang diminta dari pusat melalui kantor wilayah, kemudian kirimkan ke Dirjen Haji dan Alhmdulillah kita jadi satu - satunya di Kalteng dipilih," pungkasnya. (DANANG/B-6)
Pembangunan PLHUT Kobar untuk Tingkatkan Pelayanan Calon Jamaah Haji dan Umrah
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Komentar (0)
Memuat komentar…







