SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Dusun Hanaut Darat, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotawaringin Timur resah akan kemunculan orangutan di sekitar kebun karet warga. Bahkan warga kini takut pergi untuk menyadap karet. 

Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah menjelaskan laporan itu diterima pihaknya dari anggota Polsek Pulau Hanaut. Setelah itu BKSDA pun menghubungi Kepala Desa Hanaut, Nanang. 

Berdasarkan keterangan kepala desa orangutan berjumlah 1 individu, besar, berbulu jarang dan sering berada di tanah. "Diduga orangutan sudah berusia tua," jelas Muriansyah, Kamis, 19 Mei 2022. 

Orangutan tersebut berada di kebun karet dan buah milik warga. Keberadaan orangutan ini menyebabkan warga tidak berani ke kebun dan menyadap karet. 

"Selain orangutan, beruang juga terlihat di lokasi tersebut," imbuhnya. Lokasi kemunculan beruang jaraknya sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Sampit. Dari Sampit harus melakukan perjalan darat ke arah Samuda menuju Desa Jaya Karet, lalu menyeberang menggunakan kelotok. (USAY NOR RAHMAD/B-6)