BUPATI Barito Timur Ampera AY Mebas menyatakan, derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan informasi teknologi (IT) kalau tidak dimanfaatkan dengan tepat dan benar bisa menyebabkan kepada hal yang negatif.

Karena itu para orang tua hendak­nya mengarahkan anaknya menggunakan IT yang tepat guna agar bisa menghasilkan sesuatu yang positif.

Menurut dia,  saat ini orang tua dituntut mampu mengimbangi berbagai macam hal yang berkembang dalam IT, untuk itu jangan sampai anak-anak mendapatkan pelajaran serta pengetahuan yang salah.

Untuk itu orang tua harus mampu menggiring buah hatinya mengikuti kegiatan positif seperti ektrakurikuler di luar jam sekolah.

“Contoh kegiatan itu mampu memberikan pendidikan positif dan menghindarkan hal-hal yang bersifat negatif seperti mengikuti lomba-lomba pada kegiatan ektrakurikuler di luar jam sekolah,” ujar Ampera.

Ampera prihatin karena dewasa ini banyak anak lebih menyukai game online atau browsing internet pada telepon gemggam, atau warnet. Hal ini bisa saja menjadi salah satu pendidikan yang salah tanpa ada kontrol dari orang tua.

“Saat ini tidak dapat dipungkiri banyak anak-anak yang menerima hal-hal negatif atau menerima informasi yang dikhususkan untuk orang dewasa,” ucapnya.

Hal tersebut bisa membawa dampak yang besar bagi anak-anak. Karena itu mengharuskan adanya upaya dari semua pihak dalam mengarahkan anak agar bisa mendapatkan pendidikan secara benar,  yang  sesuai dengan usia mereka.

“Oleh karenanya selain faktor kelalaian orang tua, faktor lingkungan dan pergaulan juga berdampak besar pada pertumbuhan anak,” pungkasnya.  (B-5)