MANCHESTER United mengharapkan kemenangan yang sudah jarang mereka dapatkan saat nanti menjamu Swansea City dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday ke-20 di Old Trafford, Sabtu (2/1/2016) malam.
Untuk saat ini, tim arahan Louis van Gaal tengah dalam laju buruk sebagaimana mereka tidak lagi menang dalam delapan pertandingan terakhir, di mana kemenangan terakhir terjadi saat melawat ke markas Watford pada akhir November 2015.
United sendiri memiliki rekor pertemuan yang cukup bagus saat menjamu Swansea. Dalam empat pertemuannya dengan the Swans di Theatre of Dreams di ajang Liga Primer, ‘Setan Merah’ berhasil menang tiga kali meski di pertandingan sebelumnya dipaksa menyerah kalah.
Di pertemuan pertama musim ini di Liberty Stadium, klub asal Wales selatan itu berhasil mengamankan kemenangan 2-1. Itu menjadi skor identik lainnya yang juga pernah mereka petik pada Februari 2015, dan di dua pertemuan terakhir itu penyerang Bafetimbi Gomis selalu mencetak gol.
Adapun, United kini tengah disudutkan dengan laporan yang menyebut para pemain tidak ingin bermain di bawah arahan Van Gaal. Terkait hal itu, bek Chris Smalling membantahnya. “Menyebut kami tidak bermain bagi manajer adalah konyol,” ujarnya.
“Kami bermain demi masa depan kami juga, jadi tidak ada yang namanya tidak bermain untuk manajer. Dan setiap pekan kami ingin tampil dan menunjukkan kepada semua orang betapa bagusnya tim ini.”
Di kubu lawan, Swansea yang sampai saat ini masih ditangani caretaker Alan Curtis pascapelengseran Garry Monk, secara perlahan mulai menunjukkan kebangkitan. Dalam tiga pertandingan terakhir, tim kuda hitam itu mampu memetik lima poin dari sembilan yang tersedia, dan selalu mencatatkan clean sheet.
Untuk pertemuan nanti, MU masih harus kehilangan Jesse Lingard (hamstring), Marcos Rojo (dislokasi bahu), Antonio Valencia (engkel) dan Luke Shaw (patah kaki).
Sedangkan Swansea belum bisa mengandalkan Eder (engkel) dan Franck Tabanou (panggul). (Goal/B-3)








