BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Sugiyarto mendorong pemprov agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng dengan memaksimalkan berbagai potensi yang ada di provinsi ini.
Dia mengatakan, peningkatan PAD sangat perlu menjadi perhatian mengingat untuk membangun Kalteng yang wilayahnya cukup luas ataubsetengah kali pulau Jawa tentu memerlukan anggaran yang besar agar bisa terbangun secara merata.
"Setiap tahun PAD Kalteng harus bisa terus meningkat, kalau bisa per tahunnya mencapai Rp 200 miliar. Sehingga, pembangunan bisa berjalan cepat," ujarnya, Sabtu, 21 Mei 2022.
Diungkapkannya, untuk sekarang ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng masih tergolong rendah yakni masih dibawah Rp 5 triliun atau kurang lebih sekitar Rp 4,7 triliun, dan hal itu masih jauh jika dibandingkan APBD beberapa provinsi khususnya di pulau Jawa.
Dalam rangka untuk meningkatkan PAD, pemerintah daerah harus bisa mengoptimalkan potensi yang dapat menghasilkan pendapatan daerah, serta membuat aturan yang jelas soal sisi pendapatan dan belanja daerah.
--page
"Banyak potensi yang bisa digali untuk PAD di Kalteng ini, seperti sektor pajak, restribusi, pariwisata dan lain-lain. Semua itu harus bisa dioptimalkan agar menghasilkan untuk daerah," tuturnya.
Di sisi lain, dalam upaya mempercepat pembangunan di provinsi ini juga. Pemerintah daerah harus dapat meningkatkan koordinasi maupun komunikasi dengan pemerintah pusat dengan harapan bisa mendapatkan dukungan optimal dari pusat.
"Pemprov bersama Kepala SOPD agar aktif melakukan komunikasi dengan pusat dalam upaya mewujudkan peningkatan pembangunan di Kalteng, utamanya agar ada banyak dana APBN mengucur ke Kalteng, karena APBD Kalteng masih kecil jika dibanding luas wilayah," jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan untuk mengoptimalisasi anggaran yang ada pemprov harus memprioritaskan pembangunan yang bersifat penting dan mendesak serta sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah di Kalteng. (DONNY D/B-5)









