KEDATANGAN penumpang di Terminal Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu selama libur Natal dan tahun baru 2016 terlihat normal, tidak mengalami lonjakan.
“Jumlah penumpang yang datang seperti hari biasa,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Tanah Bumbu Eka Safrudin melalui Kasi Pengendalian Operasional, Sunandar, Kamis (31/12/2015).
Sebagaimana hari biasa, kedatangan penumpang dari Terminal Banjarmasin menuju Batulicin pada 24 Desember mencapai 260 orang, sedangkan untuk keberangkatan dari arah sebaliknya mencapai 98 orang.
“Pada 25 Desember mengalami penurunan penumpang dalam keberangkatan dari Batulicin menuju Banjarmasin hanya 43 orang, sedangkan untuk kedatangan 63 orang,” tuturnya.
Sedangkan jumlah penumpang yang menggunakan jalur udara pada 24 Desember dari Bandara Bersujud, Batulicin menuju Bandara Syamsudinnoor, Banjarbaru mencapai 94 orang.
Berbeda dengan kedatangan Bandara Syamsudinnoor ke Batulicin mencapai 92 orang.
“Pada 25 Desember jumlah penupang pesawat dari Batulicin ke Banjarbaru 27 orang dan dari Banjarbaru ke Batulicin hanya 20 orang.”
Sebelumnya Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin meningkatkan pelayanan penumpang yang ingin menyeberang dari Batulicin-Kotabaru atau sebaliknya dengan mendatangkan kapal baru dari Balikpapan, Kaltim.
“Kapal yang didatangkan itu KMP Kerapu Tiga dengan kapasitas 20 unit roda dua dan empat, sedangkan untuk penumpang mencapai 50-70 orang,” kata Kepala ASDP Cabang Batulicin Daniel melalui Manajer Usaha, Marsadik.
Dikatakan, sebelum ada penambahan kapal, PT ASDP Batulicin hanya mengoperasikan enam kapal fery. Yakni, KMP Jembatan Musi Dua, KMP Srikandi, KMP Mahakam, KMP Truno Joyo, KMP Teluk Cindrawasih, dan KMP Gutila.
“Sementara ini kami masih mengandalkan enam kapal yang sudah ada. Tiga di antaranya jenis kapal landing craft tank (LCT) atau satu pintu masuk dan sisanya jenis kapal yang memiliki dua pintu masuk.” (PP/B-6)








